Langsung ke konten utama

Jual Bibit Ikan Nila Nirwana 3

NIla Nirwana 3

Bibit unggul, varietas cepat besar.


Nirwana 3 adalah salah satu Varietas ikan Nila yang memiliki pertumbuhan yang cepat dan juga tahan terhadap penyakit. Karena itulah Ikan Nila jenis ini banyak di budidayakan bagi sebagian besar petani ikan. Selain karena pertumbuhan yang cepat dan juga tahan terhadap penyakit, Ikan jenis ini memiliki daging yang tebal dan juga rasanya yg enak.

Dengan banyaknya petani yang membudidayakan ikan nila Nirwana, dan juga permintaan pasar yang terus meningkat mendorong kami untuk memenuhi kebutuhan bibit ikan tersebut.
Kami menyediakan Ikan Nila Nirwana 3 kualitas baik untuk memenuhi permintaan tersebut.
Bibit yang kami sediakan mulai dari ukuran Larva, 2-3cm dan 4-5cm.
Adapun sistem pemeliharaan dan perawatan  bibit tentunya sudah sesuai dengan standar yang memenuhi, sehingga bibit yang kami hasilkan berkualitas baik.
Dan bagi yang membutuhkan bibit ikan Nila Nirwana 3 bisa menghubungi kami Via Tlp/WhatsApp di 0851-6121-9897. Atau datang langsung ke kolam pendederan kami yang beralamat di Dusun Gunungsari 004/004 Panyingkiran Ciamis 46211 Jawa Barat.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nila Nirwana

Nila Nirwana 3 Varietas Cepat Panen FCR Rendah, Tahan Penyakit, Persentase Anakan Jantan Tinggi. Bisnis dan budidaya nila masih terus ada hingga kini. Hal ini membuktikan peluang usahanya ada dan masih terbuka lebar. Peluang usaha ini pun dibarengi dengan peningkatan kualitas jenis nila yang di budidayakan, terutama oleh Balai Pengembangan dan Pemacuan Stock Ikan Nila dan Mas (BPPSINM) Wanayasa, Purwakarta, yakni menghaslikan nila nirwana 3. Masuknya Nila ke Indonesia dan Pengembangannya : Pada tahun 1969, pertma kali ikan nila diintroduksi ke Indonesia yang merukapakan ikan asli perairan di lembah sungai Nil (Afrika). Selanjutnya, ikan tersebut dikenal dengan ikan nila 69. Dan di tahun 1981 Diintroduksi ikan nila merah NIFI dari Filipina. Selanjutnya di tahun 1984 Indonesia kembali mengintroduksi ikan nila hitam Chitralada dari Thailand. Pada tahun 1994 Introduksi dilakukan terhadap ikan nila GIFT generasi ketiga (G3). Tahun 1996 Introduksi ikan nila GIFT kembali dilakukan dengan meng...

Obat herbal Ikan Air Tawar

1. Bawang Putih (Allium sativum) Aplikasi Melalui perendaman untuk penyakit Koi Herpes Virus (KHV), bakteri dan parasit. Bakteri penyakit bercak merah Aeromonas hydrophila pada ikan patin. Virus penyakit KHV pada ikan mas Parasit penyakit gatal, bintik putih pada benih ikan air tawar akibat infeksi parasit Ich dan cacing Trichodina sp. Kandungan aktif Minyak atsiri, allicin 50g/100 ml melalui pakan untuk Aeromonas hydrophila Dosis Efektif 25 mg bawang butih dihaluskan dan dicampur air 1 liter untuk perendaman ikan sakit. Untuk penyakit KHV, sebanyak 30 g dalam 100 ml air untuk perendaman ikan sakit. 2. Ciplukan (Physalis angulata L) Aplikasi Melalui perendaman. Target patogen Bakteri penyebab radang, bengkak dan kemerahan atau borok. Kandungan aktif Asam klorogenat, elaidic acid, physalin. Dosis Efektif Daun dan buahnya direbus (15-30 g) dalam 100 ml air atau kering (5-10 g) dalam 100 ml air, lalu digunakan untuk perendaman. 3. Eceng Gondok (Eichornia crassipes) Aplikasi Untuk menja...

Tahapan Bioflok

Proses pembentukan flok pada budidaya ikan nila sistem bioflok melalui beberapa tahapan, yaitu: Tahap inisiasi: Tahap ini dimulai saat air tambak baru diisi dengan air bersih atau setelah air tambak dikeluarkan dan diisi kembali dengan air bersih. Pada tahap ini, bakteri aerob dan anaerob yang ada di dalam air mulai berkembang biak dan membentuk koloni di dalam air. Tahap akumulasi: Pada tahap ini, bakteri yang sudah berkembang biak akan menempel pada partikel organik atau padatan yang ada di dalam air. Bakteri akan menghasilkan enzim yang akan memecah partikel organik menjadi zat-zat yang lebih sederhana seperti amonia dan nitrat. Partikel organik yang sudah dipecah menjadi zat-zat sederhana ini akan menjadi sumber makanan bagi bakteri. Tahap pertumbuhan: Pada tahap ini, bakteri yang ada di dalam air akan semakin berkembang biak dan membentuk flok. Bakteri akan saling menempel satu sama lain dan membentuk struktur flok yang padat. Flok yang sudah terbentuk akan mengambang di dalam air...